Menoreh Berkisah Tentang Panggilan


Saat- saat yang membahagiakan bersamamu sebagai saudara dalam panggilan Tuhan. Tuhan mengundangmu untuk menjadi Mitra-Nya dalam perutusan mulia untuk mewartakan kerajaan-Nya

Menoreh sebuah bukit, yang begitu indah mempesona, dengan dandanan kehijaun alam, yang sangat menakjubkan, Menoreh berselimutkan kesuburan tanah yang menghasilkan berbagai macam hasil bumi, keindahan Menoreh terbentang luas sejauh mata memandang, sama seperti itu jugalah Menoreh berkisah tentang panggilan.

Panggilan Menoreh terus megalir dari waktu ke waktu seperti sungai Progo yang tak pernah kering, maka disebuah taman Menoreh yakni Lembah Pardikan di pinggir kali Keji tinalala menjadi tempat camping bagi muda mudi paroki Boro untuk berpetualang Rohani, dalam memeriahkan hari Minggu Panggilan.

Semua peserta memasuki lembah pardikan pada pkl 15.30 disambut dengan wedang Ronde hangat khas Pardikan, yang menyegarkan para peserta untuk meneruskan acara camping Rohani.

Peserta yang hadir kurang lebih 100 orang diantaranya: muda-mudi menoreh 54 orang, kaum religius Romo Pr, tim pewartaan paroki, Bruder FIC, suster OSF, SPM, dan para saudara Muda OFM serta sebagian umat Toharjo yang ikut memeriahkan momen istimewa ini. Setelah sambutan hangat dari pengelola Pardikan dan ketua tim pewartaan, maka dilanjutakan dengan keakraban melalui acara-acara menarik yang disipakan oleh tim, untuk berdinamika dalam kelompok.

Doa Panggilan dan Api Unggun, galeri foto klik disini

Acara demi acara yang dilaksanakan mulai dari sore hari hingga malam menuju api unggun untuk berdialog panggilan antara kaum religius dan para muda mudi menoreh melalui acara talkshow yang di pandu oleh sr. M. Barbara osf dan Sr. M. Ave SPM dengan Bintang tamu Br. Eko FIC, Sr. Alfonsa OSF dan saudara Tian OFM.

Menuju tengah malam setiap kelompok menyalakan Lilin pengharapan memenuhi taman Pardikan dengan untaian doa panggilan yang daraskan oleh muda-mudi menoreh, para suster bruder dan frater sebagai pengendapan untuk menutup hari itu.

Menjelang pagi hari Mentari harapan terbit dipuncak menoreh, menyakiskan sukacita yang menyelimuti lembah Menoreh dengan berbagai ekspresi untuk menyambut hari minggu panggilan, seluruh peserta menyelusuri sungai keji hingga membagi rahmat panggilan dalam dinamika kelompok, dengan berbagai ekpresi tampa batas.

Suka cita minggu panggilan, galeri foto klik disini

Semua dinamika kelompok diakhiri dalam sukacita dan rasa syukur yang berpuncak pada perayaan Ekaristi Minggu panggilan yang di selenggarana pada siang hari dipinggir kali keji dipimpin oleh Rm. Lukas Ivan Sanjaya Pr dan dimeriahkan oleh paduan suara dari para saudara muda OFM serta pembagian hadia lomba.

Lembaran menoreh selalu terbuka setia saat untuk-mu, 
selamat bersukacita dalam panggilan Tuhan


Penulis dan fotograti : Sr. Pasifica OSF

Posting Komentar

12 Komentar

  1. Semoga ada yg trpanggil berkarya dlm kebun anggur tuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak SUMBA ISLAND, Sisipkan dalam doamu, semoga panggilan hidup bakti dan rasul awam semakin berkembang untuk menopang gereja dan karya pelayanan bagi umat manusia lebih baik lagi

      Hapus
  2. Balasan
    1. Boro juga merindukan kedatanganmu SUMBA ISLAND.

      Hapus
  3. Semoga melalui kegiatan semacam ini, benih2 panggilan di hati para kaum muda semakin subur, terkhususnya di tanah Boro ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menoreh Berharap suatu saat, Tian Merayakan Misa panggilan di pinggir kali Menoreh...

      Hapus
  4. Suka cita yang sungguh luar biasa dalam acara ini. Semoga para muda-mudi di Boro dapat mendalami panggilan iman mereka seperti yang Tuhan kehendaki. Tuhan memberkati

    Kapan acara ini akan diadakan lagi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Joe.ANG, ketika ada kesempatan kita akan adakan, jika Joe ada waktu kami tunggu mampir ke Menoreh ya.....

      Hapus
  5. Menyatu dengan Alam...menciptakan keheningan Hati dan Fikiran...Selamat Suster semoga semakin banyak kaum Muda yang yg terpanggil untuk menjadi pelayannya di segala Bidang...BD🙏

    BalasHapus
  6. Sr. Pasifika rawatlah benih benih panggilan yang ada dengan terus menerus masuk dihati kaulamuda sehingga suatu saat mereka mampu mendengarNya dan menjadi pelayan di ladang Tuhan. Tuhan memberkati

    BalasHapus
  7. Suatu pengalaman yang luar biasa bisa berdinamika dengan para saudara saudari sepanggilan dan tentunya bersama sahabat muda bukit Menoreh. Saya sungguh berharap kebersamaan ini semakin menumbuhkan iman kita untuk berani menjadi saksiNya dan senantiasa membuka diri untuk semakin terlibat dan berbagi berkat. Deus Meus et Omnia

    BalasHapus
  8. Terimakasih banyak atas tanggapan Reflektifnya, semoga semangat dan kerinduan untuk menyatukan jiwa dengan alam semesta, Tuhan dan sesama menumbuhkan Panggilan-Panggilan Baru yang semakin Kreatif, selektif dan freflektif untuk mewarnai dunia dengan Keheningan sekalipun ditengah kemegahan dunia yang menawarkan segalanya..... Berkah Dalem, Salam Menoreh Indah.......

    BalasHapus